Judul : Pengabdi Netijen
Penulis : Geraldy Tan ( @geraldytan)
Penerbit : Gagas Media ( @gagasmedia)
ISBN : 978-979-780-922-5
Dulu pas SD, tampilan gue tuh berkacamata putih, rambut gaya batok kelapa, poni belah tengah dan badan sekurus tiang listrik. Ketagihan main gameboy bikin gue betah di kamar aja dan nggak punya skill bersosialisasi. Makanya, teman gue hanya beberapa ekor.
Nah, pas SMP, gue sempat minder banget. Saat cowok-cowok lain udah mulai berbulu, badannya gede-gede, punya kumis tipis yang melambai-lambai saat tertiup angin dari lubang hidung ketika mereka bernapas, pertumbuhan gue malah terhambat. Yang paling mengerikan, gue nggak berbulu. Lantas gue nekat pake minyak Firdaus punya bokap.
Waktu mau mandi pagi, gue taruh minyaknya di ketek. Kelar mandi gue oles-olesin minyak Firdaus ke berbagai area di badan, lalu pake baju seragam sekolah. Lantas, apakah tumbuh bulu? Boro-Boro!!! Berbulu kagak, ketek gue malah jadi licin banget kayak arena ice skating.
Pengabdi Netijen menceritakan pengalaman Geraldy Tan, seorang cowok yang tadinya bukan siapa-apa, tapi karena keinginan dan impian yang kuat, bisa meraih hal-hal yang tidak pernah dia bayangkan. Bahkan, kini ia dikenal banyak orang. Lewat video receh, Gerry sekarang punya banyak teman, juga banyak endorse-an.
Gimana blurbnya bikin ngakak garing banget kan? Kira-kira efek minyak Firdaus yang di pake bakalan manjur gak ya? Ngakak receh banget baca buku ini.
"Mas saya mau beli kamera Canon, bayarnya pake percaya diri." - Hlmn 14
Buku ini dibuka dengan perkenalan sosok Geraldy Tan yang awal mulanya muncul di dunia instagram sebagai seorang content creator yang menghasilkan sebuah meme yang jayus- jayus garing gitu, nah awalnya Geraldy ini engga percaya diri loh dengan konten yang dia buat. But proses memang banyak mengubah seseorang loh 😉.
Bahkan Geraldy dengan gaya bahasanya merendahkan diri sendiri loh, tapi pembaca bukannya kasihan tapi justru ngakak 😂, apalagi waktu bahas awal followers dia di instagram.
Sampailah pada saat anggota keluarga Geraldy tahu kalau dia sering bikin video lucu-lucu gitu, nah ada nih salah satu konten yang saat buatnya dia gak pake otak sampai berpengaruh ke adik sepupunya yang masih imoet 😝. Apalagi saat itu ada kumpul keluarga 😱 gimana ya cara Geraldy Tan menyelesaikan masalah konten yang dia buat? Apakah dengan meminta bantuan ceunah?
Disini ada seorang K-Popers?
Geraldy ini awalnya juga jengkel dengan dunia Kpop apalagi waktu SMP ada hal yang ngebuat dia gagal beli komik doraemon 😢, kemudian pandanganmya berubah ketika ngedengerin lagu salah satu grup 2ne1 ( ini cara bacanya two ne one yak? 😂) mulai dari sana dia jadi diem-diem download lagu Kpop. Setelah itu dia mulai ketularan dunia KDrama, dan di buku ini juga ada rekomendasi tentang lagu dan drama korea juga loh, jadi sekaligus buat bahan referensi buat aku yang cuma tau lagunya BlackPink yang Ddu du ddu doang 😅.
Karena keadaan fisiknya Geraldy juga gak punya banyak temen loh, sampai kemudian dia ketemu sama seseorang yang wah banget, kayak Lisa Blackpink aja lah ya @geraldytan 😂. Gaya bahasa yang anak muda banget juga mendukung dialog dan narasi buku ini loh, jadi gak kaku gitu 👌.
"Kesuksesan itu dijemput, bukan ditunggu. Itulah kenapa saat diberi kesempatan, just say yes! Saat kalian mau pasti ada saja jalan terbuka." - Hlmn 69
Sebagai seorang remaja cowok pada umunya, Geraldy ini juga pernah "nakal" loh 😂. Baca bagian bab ini sumpah bikin ngakak.
Buku ini juga membahas keabsrudan seorang Geraldy Tan dari SD sampai SMA loh. Apa aja ya kira-kira keabsrudan yang diciptakan seorang Geraldy Tan?
Nah Geraldy ini kuliah di Bali loh, di buku ini dia juga banyak banget sharing tentang pengalamannya dikampus mulai dari memilih fakultas yang menurut dia bukan passion dia, sampai hal yang lainnya. Dia juga ngebahas keunikan masyarakat Bali loh yaitu menunjukkan arah menggunakan mata angin, iya sih aku bahkan mungkin semua orang di lingkungan aku kalau ada yang nanya arah pasti patokannya mata angin 😆 kayak udah jadi kebiasaan jadinya.
Kira-kira keabsrudan apa lagi ya yang bakalan Geraldy muat di buku ini?
"Jadi gak usah terlalu peduliin apa kata orang tentang kamu. Cintai diirmu sendiri dengan segala kekuranganmu." - Hlmn 176
Hei kalau kamu kira, buku ini cuman ada unsur komedi aja tanpa "bobot" kamu seratus persen salah. Buku ini lebih dari itu, kamu akan menemukan sisi lain dari sosok Geraldy Tan yang sering live joget random di instagramnya. Kamu bakalan gak nyangka kalau seorang Geraldy Tan bisa menulis buku se-wah ini.
Di awal bab juga ada kayak ilustarasinya instagram Geraldy Tan juga, jadi kamu gak bakalan bosen, apalagi dipertengahan bab juga ada ilustrasinya loh 😋.
Geraldy Tan sukses membuat aku berpikir ulang untuk mengambil salah satu jurusan itu di perguruan tinggi, dan infonya aku bakalan jadikan bahan pertimbangan untuk kedepannya 👌 jadi kamu bisa tau jurusan apa yang aku maksud dengan baca buku ini 😉.
Well, kekurangan dibuku ini sebenarnya engga terlalu banyak, ada salah satu tipo yang lumayan mengganggu menurut aku, ini tentang penulisan ulang tahun salah satu tokoh yang ada di buku ini. Selebihnya i loved this book. Apalagi di bagian akhir ada QnA with followersnya loh, siapa tau komentar kamu yang dimuat di buku ini? Who knows?
Terima kasih PeekyBookTourian yang sudah memberikan aku kesempatan untuk membaca buku ini, dan juga tentunya Penerbit Gagas Media dan Kak Geraldy. Ditunggu karya selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar